Kurikulum Berbasis Cinta Kementerian Agama: Kajian Konseptual atas Paradigma Baru Pendidikan Islam di Indonesia

Authors

  • Mutmainnah Universitas Borneo Tarakan Author

Keywords:

Kurikulum Berbasis Cinta; Moderasi Beragama; Pendidikan Humanistik; Pendidikan Islam; Transformasi Kurikulum

Abstract

Kajian konseptual ini membahas Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), sebuah kebijakan pendidikan yang diluncurkan secara resmi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2025 sebagai pendekatan transformatif bagi pendidikan madrasah. Dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat kualitatif, memadukan teknik analisis isi (content analysis) dan analisis konseptual, kajian ini menelaah dokumen kebijakan resmi serta literatur ilmiah terbaru untuk memahami landasan filosofis, prinsip pedagogis, dan implikasi masa depan KBC. Hasil kajian menunjukkan bahwa KBC dibangun di atas lima pilar cinta yang saling berkaitan, disebut Panca Cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu pengetahuan, cinta diri dan sesama manusia, cinta lingkungan, serta cinta tanah air. Secara konseptual, KBC selaras dengan teori belajar humanistik, prinsip rahmatan lil alamin, moderasi beragama, serta reformasi pedagogis pembelajaran mendalam yang tengah diterapkan secara nasional. Kajian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan implementasi, terutama kesiapan guru dan pergeseran dari pola disiplin yang bersifat menghukum. Kajian ini menyimpulkan bahwa KBC menawarkan kerangka teoretis yang menjanjikan bagi humanisasi pendidikan Islam sekaligus penguatan karakter generasi masa depan.

References

Abdurrohim. (2024). Paradigma Humanis-Religius?: Signifikansi dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam. Madinatul Iman: Jurnal Keislaman dan Pendidikan, 3(2), 9-30.

Abidin, A. A., & Murtadlo, M. A. (2020). Curriculum Development of Multicultural-Based Islamic Education as an Effort to Weave Religious Moderation Values in Indonesia. International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism, 2(1), 29-46. https://doi.org/10.47006/ijierm.v2i1.30

Ariandy, M. (2019). Kebijakan Kurikulum dan Dinamika Penguatan Pendidikan Karakter di Indonesia. Sukma: Jurnal Pendidikan, 3(2), 137-168. https://doi.org/10.32533/03201.2019

Awalita, S. N. (2023). Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Rahmatan Lil'alamin Tingkat Madrasah Ibtida'iyah. Journal of Contemporary Islamic Education, 4(1), 1-12. https://doi.org/10.25217/jcie.v4i1.4047

Feigenbaum, K. D. (2024). A Critique of Abraham Maslow and Carl Rogers as Educators. Journal of Humanistic Psychology. https://doi.org/10.1177/00221678231154819

Hadi, N., Wasehudin, Surbakti, N. N., Arum, A. E. M., & Jannah, D. N. (2023). Relevansi Konsep Rahmatan Lil 'Alamin terhadap Toleransi Beragama. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 21-29. https://doi.org/10.58518/DARAJAT.V6I1.1611

Harahap, S., Harahap, S., & Rangkuti an-Nadwi, S. S. M. (2024). Revitalizing Local Wisdom in Realizing Religious Moderation in Indonesia. Edudeena: Journal of Islamic Religious Education, 8(2). https://doi.org/10.30762/ed.v8i2.4329

Idris, M., & Mokodenseho, S. (2021). Model Pendidikan Islam Progresif. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2). https://doi.org/10.18860/JPAI.V7I2.11682

Insani, F. D. (2019). Abraham Maslow and Carl Rogers' Humanistic Learning Theory and Its Implications in Islamic Religious Education Learning. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 8(2), 212-226. https://doi.org/10.51226/assalam.v8i2.140

Isnaini, C., Ayu, F., Malik, A., Maulana, M., Andika, S., & Mustafiyanti, M. (2024). Pendekatan Humanistik dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 2(2), 138-146. https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i2.1286

Istianah, A., Maftuh, B., & Malihah, E. (2023). Konsep Sekolah Damai: Harmonisasi Profil Pelajar Pancasila dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Education and Development, 11(3), 333-342.

Jupri, A. R., & Sari, Z. (2022). Rehumanisasi Melalui Pendidikan Agama Menurut Perspektif KH. Ahmad Dahlan. Rausyan Fikr: Jurnal Pemikiran dan Pencerahan, 18(2), 67-76. https://doi.org/10.31000/rf.v18i2.6843

Kementerian Agama Republik Indonesia, Direktorat KSKK Madrasah. (2025). Panduan Kurikulum Berbasis Cinta. Jakarta: Kementerian Agama RI. https://cdn.kemenag.go.id/storage/archives/panduan-kurikulum-berbasis-cinta.pdf

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Pedoman Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Jakarta: Kemendikdasmen RI.

Maula, A. N. (2023). Pendidikan Moderasi Beragama. Bandung: Penerbit P4I.

Maulana, R. (2021). Pendidikan Islam dan Nilai Kemanusiaan Global. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 101-110.

Marfu’ah, U. (2024). Integrasi Nilai-Nilai Kecerdasan Emosional Perspektif Daniel Goleman dalam Al-Qur'an. MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 109-126. https://doi.org/10.21154/maalim.v5i1.8675

Marlangan, F., Suryanti, N. M. N., & Syafruddin, S. (2020). Kekerasan di Sekolah: Studi pada Siswa SMA/SMK di Kota Mataram. Jurnal Pendidikan Sosial Keagamaan, 7(1), 52-61.

Mayasari, S. (2017). Humanistic Educational Philosophy in the Perspective of English Language Learning for Students at the High School Level: A Theoretical Study. Journal of Islamic Culture and Education, 1(2), 325-336. https://doi.org/10.18326/attarbiyah.v1i2.303

Moon, M. (2019). Triangulation: A Method to Increase Validity, Reliability, and Legitimation in Clinical Research. Journal of Emergency Nursing, 45(1), 103-105. https://doi.org/10.1016/j.jen.2018.11.004

Mufid, M. (2023). Penguatan Moderasi Beragama dalam Proyek Profil Pelajar Rahmatan Lil 'Alamin Kurikulum Merdeka Madrasah. QuranicEdu: Journal of Islamic Education, 2(2), 141-154.

Muhammad Nur Hadi, Syaifullah, & Wiwin Fachrudin Yusuf. (2025). Pendidikan Humanis Melalui Internalisasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Aliyah Negeri. Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman.

Nashihin, H. (2017). Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Pesantren. Jakarta: Formaci.

Ningrum, T. S. (2023). Konsep Pendekatan dan Strategi Pendidikan Nilai dalam Perspektif Pendidikan Islam di Era Society 5.0. INSANI: Jurnal Ilmu Agama dan Pendidikan, 1(1), 40-57.

Nurhasanah, S., Sutiana, D., Nabil, F., Fauji, I., & Hendriyan, S. (2025). Bridging the Gap: A Systematic Review of Deep Learning Pedagogy for Indonesia's Curriculum Reform. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan.

Omodan, B. I., & Jackson, S. G. (2024). Humanism in Education: Fostering Student-Centered Learning through Maslow's and Rogers' Theories. International Journal of Research Publication and Reviews, 5(7), 1-10. https://doi.org/10.55248/GENGPI.5.0724.1911

Qamariah, Z., & Anwar, K. (2025). Analisis Konseptual Kurikulum Cinta: Pendekatan Humanistik dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(2), 426-442. https://doi.org/10.62491/njpi.2025.v5i2-13

Qathrun Nada, Z., & Listiana, H. (2025). Analisis Kesiapan Guru Madrasah dalam Insersi Kurikulum Cinta. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 1(4), 385-400. https://doi.org/10.19105/ejpis.v1i.19188

Qodir, A. (2017). Humanistic Learning Theory in Improving Student Learning Achievement. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 4(2), 188-202. https://doi.org/10.33650/pjp.v4i2.17

Qomar, M. (2021). Moderasi Islam Indonesia. Yogyakarta: IRCiSoD.

Qowim, A. N., Afif, N., Mukhtarom, A., & Fauziah, E. (2024). Pendidikan Karakter dalam Era Digital: Pengintegrasian Nilai-Nilai Moral dalam Kurikulum Berbasis Teknologi. Tadarus Tarbawy: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 6(1), 18-32. https://doi.org/10.31000/jkip.v6i1.11512

Rogers, C. R. (1961). On Becoming a Person: A Therapist's View of Psychotherapy. Boston: Houghton Mifflin.

Santoso, H. E. (2025). Integrasi Teknologi Deep Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Era Digital. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 6(2), 1476-1483.

Sari, W. D. (2025). The Love Curriculum Approach in Overcoming Learning Loss in Primary and Secondary Schools: A Review of the Literature and Implications of Islamic Education. At-Tadzkir: Islamic Education Journal, 4(1), 71-80. https://doi.org/10.59373/attadzkir.v4i1.94

Sari, W. P., Zainuri, A., & Annur, S. (2025). Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di SMA Islam Az-Zahrah Palembang dalam Perspektif Filsafat dan Sosiologi Pendidikan Islam. Al-I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 12(3), 217-229.

Sutrisna. (2021). Local Wisdom as the Basis for Religious Moderation in Pluralistic Indonesian Society to Realize Islamic Values Rahmatan Lil 'Alamin. Millati: Journal of Islamic Studies and Humanities, 6(2), 217-232. https://doi.org/10.18326/mlt.v6i2.6581

Suharto, Y., & Kurniawan, S. (2024). Implementasi Konsep Rahmatan Lil Alamin pada Pendidikan Tinggi. Nasir: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 31-41. https://doi.org/10.59698/nasir.v2i1.248

Syah, A., Meiwindah, M., Fatihah, M. R., Fariza, Z. Al, & Dealova, J. (2025). Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di MI Al-Islah Palembang: Membangun Pendidikan yang Humanis dan Berkarakter. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(10).

Syaripudin, A., Sukiman, & Hasna, R. (2025). Kurikulum 2013 dan Kurikulum Cinta Kemenag: Strategi Integratif dalam Pendidikan Karakter dan Spiritual. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10, 288-299.

Wijaya, C. (2024). Moderasi Beragama: Konsep, Strategi dan Implikasinya dalam Pendidikan Agama Islam. Medan: UMSU Press.

Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-07-19

How to Cite

Kurikulum Berbasis Cinta Kementerian Agama: Kajian Konseptual atas Paradigma Baru Pendidikan Islam di Indonesia. (2026). Serambi Pendidikan: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 228-236. http://jurnal.staibalikpapan.ac.id/index.php/serambi-pendidikan/article/view/146