Tantangan Pembentukan Perilaku Hormat dan Peduli dalam Pendidikan Karakter di Tengah Revolusi Industri
Keywords:
Hormat; Peduli; Revolusi Industri 4.0; Era digital; EmpatiAbstract
Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan besar dalam pola interaksi, pembelajaran, dan perilaku sosial peserta didik. Kemajuan teknologi digital di satu sisi memberikan peluang dalam proses pendidikan, namun di sisi lain memunculkan tantangan serius terhadap pembentukan karakter, khususnya nilai hormat dan peduli. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan pembentukan perilaku hormat dan peduli pada peserta didik di era Revolusi Industri 4.0 serta mengidentifikasi strategi penguatan pendidikan karakter yang relevan. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menelusuri 22 artikel awal yang diperoleh dari Google Scholar, SINTA, DOAJ, ScienceDirect, dan Garuda dengan rentang publikasi 2018–2025. Setelah diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, terdapat 10 artikel yang layak dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi digital berpengaruh signifikan terhadap pembentukan moral peserta didik, terutama dalam menurunkan empati, meningkatkan individualisme, serta melemahkan perilaku hormat dalam interaksi sosial. Selain itu, cyberbullying, kecanduan gawai, dan paparan konten digital yang tidak terkontrol menjadi tantangan utama dalam mengembangkan nilai kepedulian di kalangan generasi muda.Meskipun demikian, berbagai strategi seperti pembiasaan budaya positif, keteladanan guru, literasi digital berbasis moral, dan kolaborasi sekolah dan keluarga terbukti efektif dalam memperkuat karakter hormat dan peduli. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter harus adaptif, kontekstual, dan terintegrasi agar mampu menjawab tantangan era digital secara berkelanjutan.
References
Aminu, N., Manaf, A., Manan, M., & Wati, S. (2023). Penguatan Pendidikan Karakter dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Jurnal Abdidas. https://abdidas.org/index.php/abdidas/article/view/778
Andrian., Sugiati, A., & Herdianty, R. (2025). Pendidikan Kecerdasan Moral Sebagia Penguatan Kepribadian Siswa Di Era Digital SMAN 3 Bulukumba. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 224-228. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/32999/16364
Arbi, Z. F., & Amrullah, A. (2024). Transformasi Sosial dalam Pendidikan Karakter di Era Digital: Peluang dan Tantangan. Social Studies in Education, 2(2), 191-206. https://jurnalftk.uinsa.ac.id/index.php/sse/article/download/4275/1176/10736
Bhaghi, F. N., Gaba, M. E. M., Moi, M. Y., Eno, T., & Awe, E. Y. (2025). Budaya 3S (Senyum, Salam, dan Sapa) Dalam Membangun Budaya Positif Warga Sekolah di SDN Boameze. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 6(1), 1-8. https://doi.org/10.53299/diksi.v6i3
Budianto, B., & Faoji, A. (2025). Pendidikan Literasi Akhlak Bagi Siswa Sekolah Dasar Dalam Penggunaan Media Sosial: Studi Pustaka Perspektif Islam. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(2), 1844–1854. https://jurnal.spada.ipts.ac.id/index.php/JIPDAS/article/view/3058/1060
Eli, E. (2024). Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai budaya Bugis "Sipakatau, Sipakalebi, Sipakainge" di komunitas peduli anak jalanan Makassar. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 177–186. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpka/article/view/63715
Hafsah, A. (2021). Pendidikan kecerdasan moral di era Revolusi Industri 4.0. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(1), 29-38. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/download/32999/16364/121120
Hidayat, M., & Subando, J. (2024). Strategi penanaman nilai-nilai karakter dalam mencegah degradasi moral siswa di era digital. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(001), 523-534. https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/1554/786
Kurniawan, S. & Fitriyani, F. N. (2023). Thomas Lickona's idea on character education which builds multicultural awareness: Its Relevance for School/Madrasah in Indonesia Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 83-100. https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/tadzkiyyah/article/view/15820
Ma'arif, A. I., & Nursikin, M. (2024). Pendidikan nilai di era digital: Tantangan dan peluang. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 1(2), 1-15. https://afeksi.id/jurnal/index.php/afeksi/article/view/254
Mahmuddah, S. S., & Junaidi. (2024). The Role of Character Education in Elementary Schools in the Digital Era. Indonesian Values and Character Education Journal. https://doi.org/10.23887/ivcej.v8i1.90396
Munawarsyah, M., Fakhrurridha, H., & Muqowim. (2024). Character education for teenagers in the era of Society 5.0 Thomas Lickona's perspective. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 127-138. https://jurnaledukasia.org/index.php/edukasia/article/download/984/740/
Rahman, F. A., Rohmah, M., Rustiani, S., Fatmawati, I. Y., & Zahro, N. A. D. S. (2023). Pendidikan Karakter dalam Era Digital: Bagaimana Teknologi Mempengaruhi Pembentukan Moral dan Etika. Journal of Creative Student Research. https://doi.org/10.55606/jcsrpolitama.v1i6.2975
Rahmat, A., Mirnawati, M., Halidu, S., Dehi, P. (2018). Implementasi pendidikan karakter siswa sekolah dasar di Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 4 (3), 1-15. http://dx.doi.org/10.37905/aksara.4.3.217-224.2018
Sari, C. K., Rahelsa, R., & Jabar, A. (2025). Membangun Generasi Berintegritas Pendidikan Karakter dalam Kurikulum Nasional di Sekolah Dasar. Edukasi Elita: Jurnal Inovasi Pendidikan, 2(2), 338-344. https://doi.org/10.61132/sadewa.v3i2.1832
Rosita, R., & Muhtar, T. (2022). Urgensi Pendidikan Karakter: Tantangan Moralitas dalam Dinamika Kehidupan di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Basicedu, 6(4), 6057–6067. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3138
Rukhmana, T., Mulyapradana, A., Baruno, Y. H. E., Karsim, & Franchitika, R., & Ikhlas, A. (2023). Pentingnya Pendidikan Karakter di Era Digital Untuk Masa Depan. Journal of Education, 6(3), 15795-15800. https://jonedu.org/index.php/joe/article/download/5458/4363/
Sagala, K., Naibaho, L., & Rantung, D. A. (2024). Tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, 7(1), 1-12. https://jurnal.umnu.ac.id/index.php/kst/article/view/1006
Suhendri, S., Baihaqi, W., & Sumringah, M. (2024). Urgensi dan Signifikansi Pendidikan Karakter dalam Era Revolusi Industri 4.0. Action Research Journal Indonesia (ARJI). https://doi.org/10.61227/arji.v6i2.166
Triyanto, T. (2020). Peluang dan tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 175-184. https://doi.org/10.21831/jc.v17i2.35476
Una, L. M. W., & Laksana, D. N. L. (2022). Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Siswa Sekolah Dasar di Era 4.0. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 1(3), 301–310. https://jurnal.citrabakti.ac.id/index.php/jcpa/article/view/916/349
Wardani, I. K., Nugroho, A. C., Darsinah, & Wulandari, M. D. (2024). Upaya penguatan karakter peserta didik dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 di sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 2399-2406. https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/679
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Annisa Soraya Davlia, Anissa Fitria, Allya Rahmawati Lubis, Ardi Ardi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



