Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIBA) Balikpapan

Authors

  • Syaiful Lukman Syaiful STAI Balikpapan Author

Keywords:

kesulitan, belajar bahasa Arab, perguruan tinggi

Abstract

Belajar bahasa Arab bukanlah hal yang mudah, tetapi jika disertai dengan pengulangan dan penelitian, akan ditemukan banyak metode dan strategi yang lebih efektif dan cepat untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui kesulitan dalam belajar bahasa Arab. (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar bahasa Arab. (3) Untuk mengetahui solusi kesulitan belajar bahasa Arab di kalangan mahasiswa agama Islam di Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan model analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sementara itu, analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis Mils dan Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan dalam belajar bahasa Arab sebagai berikut: perbedaan kemampuan individu dalam bahasa Arab yang sangat jauh, kesulitan dalam menciptakan lingkungan bahasa Arab, kesulitan bagi dosen untuk menyesuaikan kemampuan mahasiswa, dan terakhir, kurangnya penggunaan fasilitas teknologi modern. Sementara itu, faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan tersebut antara lain: perbedaan latar belakang pendidikan mahasiswa antara mahasiswa pesantren dan non-pesantren, minimnya rasa senang atau rasa ingin tahu terhadap bahasa Arab, dan jarangnya pertemuan antara semester pertama dengan semester lain untuk menciptakan lingkungan belajar bahasa Arab. Solusi untuk mengatasi kesulitan belajar bahasa Arab antara lain: dosen membagi mahasiswa ke dalam kelompok yang sesuai dengan kemampuan mereka di kelas, Dosen memberikan bimbingan dan pelajaran tambahan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab mahasiswa, dalam pengajaran, dosen diharuskan memilih media yang menarik dan metode unik agar mahasiswa tertarik belajar bahasa Arab, mengadakan program pertemuan dengan semua tingkat semester untuk menciptakan lingkungan bahasa Arab yang baik, dalam pengajaran, dosen diharuskan memperhatikan latar belakang pendidikan mahasiswa antara mahasiswa pesantren dan non-pesantren.

References

Ainin. Moh. 2014. Metodologi Penelitian Peningkatan Kualitas Pembelajaran Bahasa Arab. Malang: CV. Bintang Sejahtera.

Arikunto, Suharni. 2006. Prosedur Penelitian Suastu Pendekatan Praktek,

Aziz Fahrurrozi, (2014). Pembelajaran Bahasa Arab: Problematika dan Solusinya, Arabiyat Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban, 1 (Desember 2014).

Djago, Taringan. 2000 Pendidikan Keterampilan Berbahasa. Jakarta: Universitas Terbuka.

Djama’an Satori dan Komariah. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta.

Imam Gunawan. 2013. Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik, Jakarta: Bumi Aksara.

Kasiram, Mohammad. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif-Kuantitatif,

Lexy Moleong. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya. Malang: UIN-Maliki Press..

Malibary dkk, A Arkon. Pedoman Pengajaran Bahasa Arab Pada Perguruan Tinggi Agama. Jakarta: Departemen Agama RI, 1976.

Matthew B. Miils dan A Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif, Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohidi, Jakarta: UI Press. Yokyakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIBA) Balikpapan. (2025). Serambi Pendidikan: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 9-16. https://jurnal.staibalikpapan.ac.id/index.php/serambi-pendidikan/article/view/7